Friday, 2 July 2010

25 June 2010


IT WAS GONNA BE A GREAT DAY!!!!!!
Aldy, Nisa, Isti, Vira, and I were planning to go to ISTORA SENAYAN to watch some badminton matches. Before, we had to go to school first because there were semi-final and final matches of volley in classmeeting between our class and others. There wasn’t only volley match but others too, including Galaxin which was I joined with (but we lost).
Because Nisa had to have volley match and the time had already showed 11 o’clock SO, Aldy, Isti, and I decided to go first (we worried about the tickets would be sold out) then Nisa could come afterward with Vira accompanied her. We took there by metro (2 times = 3000) and Busway (3500) >>very detail.
In short, we arrived there in the mid day directly bought the tickets (also for Nisa and Vira) then had a lunch, didn’t forget pray too. We sat at TRIBUN, ohh there was so crowded. Unfortunately we couldn’t get any “KEPROK-KEPROK” :(. We really enjoyed the matches but as for me I felt a bit asleep. And you know?? Vira and Nisa had arrived at 5 pm and the matches would be ended at 6.30 pm. Poor you, guys.
YEAH!! The time that I really waited has coming. TAKE PHOTO WITH THE ATHLETES! Lucky me! There I met KASHYAP PARUPALLI. Unfortunately, I didn’t realize. Whereas, Aldy had already told me that yeah, He was really KASHYAP. Poor me I didn’t believe him. AND…. Until someone said “My friend is maybe following KASHYAP”. Then I barely realized that He was obviously KASHYAP PARUPALLI!!! OH NO! Immediately, I looked for Nisa to photo with him. UNFORTUNATELY (again), when I was asking him he said that he had to go. NOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! All that I could say just “KASHYAP, please” and then He said “Tomorrow (with smile on his face)”. Okay… At least, I could see his smile :). But, don’t you know Kashy, tomorrow I won’t be there because I had no money.
After that I used to say that I really regret. But, for Isti. She was still waiting for SIMON. HAHAHAHA. Hey, don’t you know that not so long after we decided to eat before go home, we saw SIMON on his way to his car. Poor for Isti, too. We couldn’t get any picture of him. Then, we met SONY on his car. Fortunately, we took some pictures of him.
HEAHH.. We had got so tired. We had to go home after a long day. Bye ISTORA! Bye KASHYAP! Bye SIMON!
SEE YA NEXT YEAR!!!
nb: I arrived at home at 9.30 pm (huft)



Monday, 28 June 2010

I LOVE Them All

First : EMMA CHARLOTTE DUERRE WATSON (20)


Second : Joseph Adam Jonas (20)


Third : Francesc Fabregas Soler (23)


AND The Last but not Least :Kashyap Parupalli (24)


*POSTING yang tidak penting.ckck

New Haircut!!!

Tonight, my hair is finally cut! OhMY, spertinya mamake salah pilih salon deh.. Ini dipotongnya kependekan.. masa poninya sampe jadi nanggung-nanggung gak jelas. Yowis lha gw jepit aja biar lebih jelas. Cekidot!

Before

After

*ini beserta sisters tercinta <3

Tuesday, 23 March 2010

Hidup Ini Begitu (Indah?)

GAK selamanya! weits, ribet dah sekarang rasanya. Sebenernya tergantung sih sama yang ngejalaninnya. Kalo yang Just Enjoy Your Life bagusss. Tapi jujur aja gw ngerasa ada yang beda di High School life ini. Ada seru ada engganya.
Rasanya kalo jalan sama ini gw jadi begini, kalo jalan sama yang itu jadi begitu. Beda sama yang dulu yang jelas gak pernah mikirin soal yang begituan. Mau sama siapa aja ya tetep kayak gitu.

Yodah ahh... Live must go on........


Sunday, 17 January 2010

Cerpen

Hari yang Tak Terduga
Pagi ini mataku sama sekali tak ingin membuka seakan menempel tak mau lepas. Semalaman aku tak bisa tidur karena sibuk memikirkan hari ini. Aku akan pergi bersama seseorang yang telah lama kutunggu.
Ya, dia sosok spesial dimataku. Pertama kulihat dia berdiri di lapangan sekolah menyuruh junior-junior untuk segera berbaris rapi. Huh! Dia kira kami siapa? Anak domba, harus digiring-giring segala? Sejak saat itu tak bisa aku berhenti mencoba curi-curi pandang melihatnya. Tak kusangka hari yang kuimpikan tiba. Aku juga tak tahu bagaimana awalnya aku bisa dekat dengannya seperti sekarang. Terserah bagaimana dulu yang penting adalah hari ini.
………………………………………………..GUBRAK…………………………………………………..
“Auww, sakit!”, ternyata sedari tadi aku masih berada di atas kasurku. Kasurku memang empuk tapi kalau jatuh ke lantai lumayan sakitnya.
“Wahhh!!! Jam berapa sekarang ??”, kulihat jam di dinding yang letaknya menempel di dinding belakang meja belajarku. Ternyata sudah pukul 9 pagi. Padahal kami janji bertemu di pertigaan sekolah pukul 10. Bagaimana ini?? Mandi tidak ya?
Kusambar handuk dari jemuran dan bergegas ke kamar mandi. Tak lebih 5 menit aku sudah kembali ke kamar dan berusaha mencari pakaian yang cocok untuk acara (acara apa ya ini?) kencan mungkin? 
“Ma, aku pergi dulu ya mungkin pulangnya sore”, sahutku sambil mengambil setangkup roti di meja makan.
“Mau kemana? Sama siapa?” pasti mama tanya itu.
“Ke mall aja kok sama temen. Daa ma..” kuhampiri ibuku di dapur dan kucium tangannya (hem, sepertinya bau bawang).



Aku memutuskan untuk naik ojek saja dibanding naik angkot karena lebih cepat sampai (sebegitu tak sabarnyakah aku?) walaupun ongkosnya pun pasti lebih mahal. Biar sajalah demi kesuksesan hari ini.
Perutku terasa sakit, tanganku dingin, jantungku serasa mau copot. Bagaimana penampilanku? Pasti sekarang rambutnya sudah tak keruan. Apakah aku membawa sisir kuning kesayanganku?
“Sudah sampai, neng”, suara si abang ojek mengagetkanku.
“Hah? Oya, bang. Ini uangnya, makasih”, aku segera turun dan sibuk berusaha merapikan rambutku.
Di mana dia? Kucoba telpon saja. Ah jangan, biar dia saja yang menelepon duluan.
Aha itu dia! Tapi kulihat dia sedang berbicara dengan seseorang. Dia tidak bilang akan mengajak orang lain kepadaku 3 hari yang lalu. Siapa ya perempuan berkerudung cokelat itu? Tapi kok kenapa mereka malah pergi. Mereka mau kemana? Bagaimana denganku??
“Kak Irul!”, tidak sempat aku memanggilnya mereka sudah terlanjur melaju cepat dan jauh meninggalkanku apalagi dengan suasana pertigaan jalan yang begitu ramainya. Suaraku pasti hilang begitu saja tidak terjamah sama sekali oleh pendengarannya.
Sebenarnya siapa perempuan itu dan mengapa mereka meninggalkanku begitu saja tanpa penjelasan? Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana nasib acara kencanku, kupikir bukan kencan kalau akhirnya ditinggal sendiri seperti ini. Rasaku pupus sudah, hancur lebur tidak dapat tersambung kembali walau dengan lem terkuat sekalipun.


Aku berjalan menyusuri trotoar jalan menuju sekolah. Kulihat pagar sekolah terbuka lebar padahal ini hari libur. Saat aku masuk, aku berpapasan dengan pak Ali, satpam sekolah.
“Siang, pak. Ada acara apa di sekolah, kok pagarnya terbuka lebar? Rapat komite?” tanyaku sok tahu.
“Bukan, de. Bapak juga kurang tahu, yang pasti ada murid yang mau pinjam satu ruang kelas untuk acara amal begitu”, jelasnya.
“Hemm.. Bapak tidak curuga dengan kegiatannya itu?”
“Tidak. Karena dia membawa surat ijin dari kepala sekolah. Sepertinya tadi bapak lihat banyak anak-anak turun dari dalam mobilnya dengan pakaian lusuh. Seperti anak jalanan, memangnya kenapa?”
“Tidak apa-apa. Terima kasih, pak. Aku mau lihat sendiri saja”, lanjutku sambil berlalu.
Aku berjalan di koridor dan mendapati kelas pertama di koridor itu terdengar suara seperti guru sedang mengajar. Saat kulihat dari jendela, meja-meja yang biasanya tertata rapi membentuk 4 baris yang berjajar 5 pasang kursi ke belakang itu sudah disingkirkan ke bagian pinggir dekat dinding sehingga menbentuk daerah lapang di tengah kelas. Di dalam juga kulihat lebih kurang 50 anak sedang mendengarkan dengan tenang apa yang dibicarakan oleh ‘sang guru’. Sepertinya aku mengenal guru ini. Dia mengenakan kaos biru bergambar wajah monyet dengan jeans gelap dan sepatu krem. Rambutnya lurus ditata biasa tapi terlihat menarik. Pasti kakak kelas.
Kuketuk pintu yang terbuka setengah itu.
“Assalamu’alaikum”, salamku
“Wa’alaikumsalam”, sahut anak-anak dan sang guru menjawab salamku bersama-sama.
“Oke, anak-anak. Kerjakan dulu saja ya tugas yang di papan tulis nanti kita bahas bersama”, kata sang guru.
“Iya, kak”, jawab mereka.
Kakak guru itu mengajakku ke luar kelas.
“Ada perlu apa, ya?”
“Eh, tidak. Aku hanya kebetulan ke sekolah lalu aku tanya pak satpam katanya ada acara amal yang dibuat sama murid. Karena ingin tahu, aku masuk saja”, jawabku.
“Oh, begitu. Memang setiap minggu, dimulai dari minggu ini, aku berencana meminjam satu ruang kelas untuk kupakai mengajar anak-anak jalanan di sekitar sekolah. Kasihan sekali mereka selalu bekerja padahal mereka masih kecil. Oh,ya perkenalkan aku Jono kelas XII IPS I”, jelasnya panjang lebar sambil memperkenalkan diri.
“Aku Martini, panggil saja Tini, kelas X.I. Oh, kak Jon yang suka ngutang bakso di kantin ya?”
“Lho, kok kamu tahu. Jadi malu, hihi”, ternyata benar tebakanku.
“Cuma sendiri saja, kak? Tidak capek mengajar murid sebanyak ini?” tanyaku mencari tahu.
“Sebenarnya kakak juga mengajak teman-teman yang lain, tapi ya tergantung mereka bisa atau tidak, apalagi hari libur seperti ini pasti banyak dari mereka yang punya acara masing-masing. Kamu juga pasti ada janji dengan seseorang dan bertemu di sekolah ya?” kok kak Jon bisa tahu sih, jangan-jangan dia bisa mrmbaca pikiran.
“Capek juga sih. Tapi kan ada enaknya juga, kita bisa saling tukar ilmu dan pengalaman, seru kan?” tambahnya
Mendengar cerita kak Jon aku jadi ingin ikut serta. Daripada aku harus pulang ke rumah padahal aku bilang sama mama akan pulang sore. Ini semua karena kak Irul yang meninggalkan aku begitu saja di pertigaan jalan dengan orang lain. Suatu hal yang tidak kuduga.
“Helloww.. Kok bengong sih?” kak Jon mengembalikanku dari lamunan.
“Eh-oh. Kak, aku ingin berkenalan dengan anak-anak di dalam dan ingin bantu kakak, boleh tidak?” tanyaku.
“Boleh dong, kenapa tidak?”
Wah, rasanya menyenangkan sekali bisa berkenalan dengan anak-anak itu. Walaupun dengan pakaian yang lusuh, mereka semangat sekali belajar. Ada dari mereka yang sudah berusia 10 tahun tapi belum bisa baca tulis dan menghitung. Jadi teringat aku yang jauh lebih beruntung dari mereka, bisa bersekolah dengan seragam yang bagus dan bersih, buku-buku lengkap, baru nan mahal. Tapi sering merasa malas dan bosan. Ini menjadi sebuah pelajaran berharga yang kudapat hari ini di sekolahku sendiri bersama kakak yang baik dan menarik .
Bahagianya aku hari ini. Aku sudah berhasil melupakan tujuanku hari ini yang sebenarnya. Biar sajalah, terserah dengan kak Irul. Pelajaran selesai pukul 4 sore. Kami berdoa lalu kembali membereskan kursi dan meja dan kemudian mereka pulang. Aku pun berpamitan dengan kak Jono dan dia menawarkan untuk mengantarku pulang. Tapi aku menolaknya karena nanti mama pasti tanya yang macam-macam.
“Makasih kak, biar aku pulang sendiri naik ojek saja masih sore kok. Hari ini seru”, kataku saat kak Jono menawarkan mengantarku pulang.
“Sama-sama. Makasih juga mau bantu kakak. Kalau kamu bisa minggu depan boleh kok ikut lagi”, tawarannya begitu menggiurkan untuk ditolak.
“Benar, nih? Insya Allah kalau minggu depan aku tidak ada acara akan kuusahakan”.
Setelah mengucapkan sampai jumpa aku segera mencari pangkalan ojek terdekat dan pulang.



Keesokan harinya di sekolah.
Kak Irul mengkampiriku dan meminta maaf perihal kemarin. Katanya, “Maaf, Tin. Kemarin itu sepupu kakak yang minta diantarkan ke rumah tante karena mamanya sedang tidak ada di rumah. Maaf, ya. Benar-benar maaf”. Kelihatannya permintaan maaf itu sungguh-sungguh. Bisa dipastikan aku memaafkannya tapi entah mengapa ternyata benar rasa itu betul-betul telah hilang dan tidak dapat disambung lagi. Jadi aku tidak begitu memperdulikan apakah hari ini dia akan meminta maaf atau tidak karena aku sungguh telah lupa. Aku juga bingung pada diriku sendiri.
Hapeku bordering, terlihat nama Kak Jono di layar. Ya, kami memang sudah bertukar nomor telepon untuk memudahkan komunikasi kami sebagai guru dadakan.
“Hallo”.
“Tini, pulang sekolah nanti temani kakak bertemu murid-murid ya, bisa tidak?”
“Boleh, kak”.
“Oke”.
Hatiku senang sekali kak Jono mengajakku pergi bertemu murid-murid lagi . Kuharap kejadian kemarin dengan kak Irul tidak terulang lagi. Eh, kenapa perutku sakit dan jadi tegang begini, ya? Jangan-jangan…..

Saturday, 2 January 2010

Happy New Year !!

Yupz . . HAPPY NEW YEAR!!!!!!

Yah, tahun 2009 sudah kita lalui. Pasti banyak hal-hal yang gak terlupakan di tahun 2009 dan hal-hal nyebelin juga.
Kalo buat w di tahun 2009 itu akhir masa smp dan awal masa sma . Gimana ngerasain UAN, MOS SMA, ninggalin bekasi dan pindah sekolah ke jakarta.

Pas tahun baru, yaa kayak taun-taun sebelumnya cuma bakar-bakaran dirumah tante dan nginep disana (bahasa kerennya barbeque-an). Tadinya pengen ke rumah gassa tapi gak ada yang nganterin n jauhh . . . Kembali karena gak ada temen barengannya. Perasaan tuh males kalo musti pergi sendiri (sorry ya gas, padahal w pengen ikutan ckck). Seperti biasa suara-suara ledukan kembang api terdengar dari segala penjuru.
Keesokan harinya tepatnya tanggal 1 Januari 2010 kami sekeluarga mancing di Mang Ajo (daerah karawang barat) yang udah w datengin 2 kali (ketagihan)sekalian makan juga soalnya tempatnya ada resto juga.
Seruu lah mancing lagi lumayan dapetnya:)









A Little Bored Holiday

SUMPAHH !!!!
liburan kali ini ga seru buat w . Kalo yang kemaren-kemaren juga gatau deh, lupa . Atau kadar serunya liburan w yang dulu ama sekarang beda kali ya???

Tadinya hari rabu tanggal 23 mau ke smp 5 . Yah, w ga ada barengannya . Gara-gara pada masih sekola . Hemmm . . .
Hari jumatnya cuma maen ama dea, dita, nabila . Itu juga yang tadinya mau di rumah dea atau mira jadi di rumah w ujung-ujungnya . Ya gapapa juga, tapi w tetep ga kemana-mana jadinya :(
Sabtuuuu, Mingguuuu . . . Ayah tetep GAK ngajak kemana gitu. Padahal si caca ama keke (ade-adeku tercinta) kan kasian juga liburan kagak kemana-mana. Para tante yang biasanya ngajak jalan-jalan juga gak ada yang inisiatif. Huftt ..
Hari senennya, w harus ngembaliin rampokan dvd w dari nabila (ada sekitar 5 kaset gitu dah. dan semuanya bajakan !!) haha . Kita memang abang BJ lovers . Abis itu sekalian maen ke rumah yayoi dan nonton dvd (tetep yang bajakan, parah).
Nahh.... Hari rabunya . W ke dufan ama temen SD. Lagian banyak yang gak bisa sih jadi cuma ber4 deh. W ketemu dila lagi stelah 3 tahun setengah gak ketemu. Kami dipertemukan di halte busway (senen tepatnya) kami saling berlari mendekat dan berpelukan (ga gitu juga, ckck). Dan yah, di dufan seperti biasanya SERUU lha. haha.. dan FREE !! Trus kita masuk jam 1 lewat 10 setelah menunggu tanteku datang selama 1 jam untuk menggratiskan kita (apalah itu). Semasuknya kita (setelah dicap khas dufan) langsunglah kita nonton Wolverine ajah. Lumayan seru, ada api yang menyembur dengan hawa panasnya yang mencapai bangku belakang dan air yang disiram ke segala penjuru, ada ledakan disana-sini padahal mah w gak terlalu ngerti cerita Wolverine apa tapi seru kok. Sayang sekarang kalo mau foto musti beli tiketnya seharga 50ribu. Singkatnya kita pulang jam 7 stelah liat fireworks dan ketinggalan parade jadi cuma liat mobil-mobil paradenya yang bergerak pulang ke parkirannya. Karena itu abis ujan jadi banyak wahana yang udah tutup lebih awal semakin yakinlah kita untuk pulang. Kita pulang dijemput papanya nisa. Eh, pulangnya ditraktir makan (tengkyu om :)) Sampailah aku dirumah jam 10 lewat. Owya.. belom dibilangin w ke dufan tepatnya ama dila, nisa en adit (kumis). Kapan-kapan buat temen-temen yang mau ke dufan request ke aku ya (promosi) eh, tapi belom tentu free ya ......

Yah,, ke dufan. Itu baru seru. Ternyata gak serame yang w dan teman-teman pikirkan kok :)

Friday, 1 May 2009

Celebs On the Set of Harry Potter and the Deathly Hallows









Gila film ke-6 ja rilisnya baru bulan Juli, temen2 w dah pada shooting ja tuch d Central London, UK.

UN yang melelahkan !!

Finally, UN selese juga.
Heh,, tapi masih ada UAS and Ujian Praktek yang lebih nyebelin dibangding UN. Wadouw !!

InsyaAllah dech optimis sama hasilnya, yang penting kita udah usaha dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk mendapat hasil yang terbaik (walah, sekalian doa). Selama 4 hari ntu seh w ngrsa d ksh kemudahan dalam ngrjain soal (n nanya sana-sini), assiiik !!!

Moga-moga aja hasilnya sesuai apa yang ditrgetin, AMIN. Semoga juga seluru murid kelas 9 SMP di dunia (mank d luar negeri kut UN juga,y?)LULUS semua dengan nilai terbaik, AMIN.

Thursday, 26 March 2009

Unforgettable Moment





14 April 2009, hari ini kita mau lomba di SMA 5 Bekasi. Kita ber-15, ada :
~Gassa {Singing}
~Odah {Singing}
~Lazia {Scrabble}
~Nabilla {Scrabble}
~Hasan {Scrabble}
~Tio {Scrabble}
~Aku (azh) {Quick & smart}
~Intan {sama}
~Mutiara {sama}
~Mira {sama}
~Pakujan {sama}
~Fiqih {sama}
~Aby {Story Telling}
~Amel, and... {News Reading}
~Miss Dewi {News Reading}

Tidak lupa didampingi guru kita tersayang, ada :
~Ma'am Retno
~Ma'am Rumini
~Ma'am Rafiati
~Mama Mira (ada adeknya juga) {bukan pendamping resmi}
~Gassa's parents {juga bukan pendamping resmi}

Wah pokoknya hari itu gak bakal dilupain dech.... Kita berangkat pagi-pagi banget (jam 6) kumpul di skull baru dech let's go !!! Lokasinya tuch ya lumayan jauh lah klo jalan kaki kira-kira berhari-hari gitu dech, klo naek sepeda mungkin seharian and klo naek mobil sejam stgh nyampe lach. Lumayan khan ??
Akhirnya kira-kira jam stgh 8 nyampe dech kita. Sekolahnya tuch RSBI bagus, di bawah 5 dikit lach... Sombong ! Dari situ kita ambil kartu dan masuk. Singkat cerita kita duduk di tenda yang sudah disiapkan oleh panitia baru kita disuruh baris sesuai lomba nyang diikutin.
Buat Quick and Smart lombanya pertama seleksi tertulis dulu buat diambil 9 besar. Tim aku dan tim Mira masuk. Sialnya tim aku kebagian sesi pertama. Hupfh...........
Lumayanlah kita kalah. Sedih, kecewa semuanya bercampir aduk. sebel dech sama kakak cowok yang bacain soal, gak jelas geto gila lho. Nyebelin banged. Coba kalo kita menang...
Tapi keberuntungan malah menabrak dan menghancurkan tim Mira they WIN !!! Duh senengnya sebagai lawan tapi temen aku , intan and mutiara juga ikut seneng kok. Finally, mereka masuk final dan sekali lagi pemirsa sekalian.. They WIN !!! Gak tanggung2 1st Winner of Quick and Smart.

Temen2 yang lain juga gak kalah seru cerita mereka. Odah dan Gassa berhasil menyanyi dengan lancar atas berkat dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Amel, Dewi, Aby semuanya juga lancar tapi belum kethuan siapa yang menana pengumumannya nanti jam 3, yaaaa........
Eh ada yang belom diceritain neh sebuah kisah yang memalukan yang datangnya dari tim Nabilla and Lazia. Jadi ceritannya di babak pertama mereka maen dan dianggap menang (padahal perasaan seh sering dilewat dech jalannya). Nah pas babak kedua sudah siap dimulai masing2 tim sudah mengmbil huruf2 yang disediakan dan sudah amat sangat siap sekali untuk main,, suddenly kata salah satu juri ada kesalahan dalam penilaian. Actually, nilai tim Nazia ketuker sama nilai tim yang menang. Waduh ...!!!
"Pantesan dari tadi perasaan gue dah gak enak, eh gak tahunya...." kata Nabilla dengat sangat memelas.
"Lagian dari tadi khan kita dilewat terus jalannya kenapa kita menang ?" tambah Lazia gak kalah melas. Emang seh aku gak sempet lyat temen2 yang laen tampil abis dah sibuk sendiri. Tapi toh akhirnya kita cerita2 juga. Finally mereka turun ke bawah dan ditukar tempat mereka dengan pemenang yang SESUNGGUHNYA.

Tiket makan siang ada ditangan dan buguru bersiap untuk menukarnya dengan makan siangnya. Makan dech. Udah makan and sholat rasanya semuuuaaanya kembali seger lagi (ada yang kurang. Dibaca; tidur siang). Markas kita anak2 5 ada di ruang Audit SMA 5.

Langsung aja, kira-kira jam 4 kurang udah ada pengumuman tentang pemenang2. Yang pertama pemenang Quick & Smart. Of course qta dunk...... The 1st Winner. Then, the winner of singing, sayang bukan Gassa ataopun Odah yang menang. Next, the winner of scrabble lagi2 bukan Hasan Tio atopun Nabilla Jantet. Selanjutnya the winner of story telling, hupfh....bukan kita. The last, the winner of news reading yang gak kita sangka2 ternyata Amelia Virgiyani menang !!!! Juara satu lagi !!! Ih, wow !

We were very thanksfull for everybody yang udah kasih support ke kita, temen2 di skull, parents, all of you dech. Ini lomba pertama aku pas smp dan yang paling unforgettable banget dech......

Ow ya.. pulangnya kita bareng guru2 naek ancot . Truz pas mpe kranji kita misah dech.

.........Wish Me Luck Next Time........